UMSi Kembangkan Jejaring di Dunia Industri

Komitemen Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi) dalam pencapian visi Menjadi Universitas Berbasis Teknologi Informasi yang Unggul dalam Eco Governance, Bio Technology dan Etno Entreprenure berdasarkan Nilai-Nilai Islam pada Tahun 2035, kini semakin nyata.

Salah satu langkah yang dilakukan oleh UMSi dalam mendukung pencapaian tersebut adalah kerjasama dalam wujud MoU dan MoA dengan berbagai pihak mulai dengan sesama Perguruan Tinggi, Pemerintah Daerah hingga dunia Industri.

Kali ini kerjasama yang dilakukan dalam bidang Bio Technologi dan Etno Enterpreneure dengan PT. Semen Tonasa yang merupakan produsen semen terbesar di Kawasan Timur Indonesia yang menempati lahan seluas 715 hektar di Desa Biringere, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, sekitar 68 kilometer dari kota Makassar. Perseroan yang memiliki kapasitas 5.980.000 ton semen per tahun ini, mempunyai empat unit pabrik, yaitu Pabrik Tonasa II, III, IV dan V. Keempat unit pabrik tersebut menggunakan proses kering dengan kapasitas masing-masing 590.000 ton semen pertahun untuk Unit II dan III, 2.300.000 ton semen per tahun untuk Unit IV serta 2.500.000 ton semen untuk Unit V.

Di hari yang sama UMSi juga jajaki kerjasama dengan PT. Japfa Makassar atau PT Japfa Comfeed Indonesia TBK adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang Pertanian, Perikanan, Perindustrian, Perdagangan Umum dan Jasa.

Selain itu, UMSi pun turut jalin kerjasama dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kantor Wilayah Sulawesi Selatan yang berada di Jalan Satondo, Kecamatan Wajo, Kota Makassar.

Kerjasama tersebut di inisisasi langsung oleh Rektor UMSi, Dr. Umar Congge, S. Sos., M. Si, bersama Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama, Publikasi dan Alumni dan Sekretaris Universitas Dr. Ahfandi Ahmad, S.P., M. Si. Senin, (19/04/2021).

Dalam keterangannya Umar Congge menuturkan bahwa kerjasama ini dilakukan dalam rangka membangun sinergitas antara dunia praktisi dengan dunia usaha juga sebagai upaya dalam pengembangan implementasi dan pengembangan Kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM).

“Kami terus berusaha mendorong peningkatan skill mahasiswa UMSi sehingga kapasitas mereka berbanding lurus dengan teori dan praktiknya yang pada akhirnya bermanfaat dalam dunia kerja dimasa yang akan datang”. Tuturnya.

Alumnus Program Doktoral Administrasi Publik PPs Universitas Negeri Makassar itu, juga berharap agar kerjasama ini mampu mendukung pengembangan Kurikulum MBKM.

“Melalu kerjasama ini, semoga dapat meningkatkan sumber informasi dan tempat belajar bagi mahasiswa kami di UMSi”. harapnya.

Author: UMSipress

Lembaga Penerbit dan Publikasi terbaik melaui platform teknologi digital library dalam rangka mendukung Universitas Muhammadiyah Sinjai menuju world class digital university

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *